
Ayodepo.com - Eks Presiden Real Madrid, Lorenzo Sanz, mengkritik kebijakan mantan klubnya yang berniat membeli Kylian Mbappe dari Paris Saint-Germain (PSG) seharga 280 juta euro (Rp5,23 triliun). Pria yang menjabat sebagai presiden Madrid dalam kurun 1995-2000 itu menilai, kebijakan di atas sangatlah gila.Bandar Judi Bola Terpercaya Bonus Deposit 50%
Sebab, harga transfer Mbappe lebih dari setengah biaya pembangunan New Santiago Bernabeu (markas Madrid) yang mulai digarap pada musim panas 2019. Untuk membangun stadion baru tersebut, manajemen Madrid setidaknya mengeluarkan 525 juta euro atau sekira Rp9,82 triliun.
Manajemen sudah melakukan pertemuan dengan dewan kota Madrid pada 2 April 2019. Dalam pertemuan itu, kesepakatan sudah tercapai, yang mana manajemen Madrid meminjam uang 525 juta euro untuk biaya pembangunan stadion baru. Nantinya, uang tersebut akan dicicil Madrid selama 35 tahun.
Karena itu, andai manajemen Madrid tetap kekeuh mendatangkan Mbappe dengan nominal di atas, Sanz mengaku akan marah besar. Sebab, tanpa adanya seorang Mbappe sekalipun, Madrid tetaplah salah satu klub kuat Eropa bahkan dunia.Nonton Bola Online
“Saya tidak akan mengeluarkan uang yang mencapai setengah dari biaya pembangunan New Santiago Bernabeu, hanya untuk mendatangkan Mbappe. Anda (manajemen Madrid) jangan hanya berpikir soal uang. Dunia takkan berhenti meski Madrid tidak mendatangkan Mbappe,” kata Sanz.
Meski begitu, mendatangkan penyerang jempolan wajib dilakukan Madrid pada musim panas 2019. Terbukti musim ini, setelah ditinggalkan Cristiano Ronaldo, Madrid hampir dipastikan gagal merebut satu pun trofi mayor musim ini.Agen Judi Bola Terpercaya
Link alternatif : www.Ayodepo.com